Mengapa Dinamakan Ahlussunnah Wal Jamaah
Pangandaran Mengaji - Mengapa Dinamakan Ahlussunnah Wal Jamaah…?
Dinamakan Ahlussunnah dikarenakan mereka mengambil sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, berpegang teguh dengan sunnah, mengamalkan konsekuensinya, serta merealisasikan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ عَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ وَإِيَّاكُمْ وَالْأُمُورَ الْمُحْدَثَاتِ فَإِنَّ كُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ
Wajib bagi kalian untuk mengikuti sunnahku, dan sunnah Al Khulafa’ Ar Rasyidin yang diberi petunjuk, gigitlah sunnah itu dengan gigi geraham, dan hati-hatilah kalian dari perkara yang diada-adakan, sesungguhnya setiap perkara yang diada-adakan itu adalah sesat. (HR. Tirmidzi, Abu Dawud dan selainnya, dishahihkan Syaikh Al Albani)
Sedangkan yang dimaksudkan sunnah disini adalah apa-apa yang diterima oleh para shahabat dari Rasullah shallallahu ‘alaihi wasallam berupa syari’at, agama, dan petunjuk baik yang zhahir maupun batin. Demikian pula generasi tabi’in menerimanya dari para shahabat, kemudian selanjutnya diterima oleh tabi’ut tabi’in, dan para imam yang adil dan teladan, serta orang-orang yang meniti jalan mereka sampai hari kiyamat.
Adapun penamaan mereka dengan Ahlul jama’ah, maka hal ini dikarenakan mereka mengikuti wasiat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam untuk selalu berkomitmen dengan jama’ah, maka mereka mengambil al haq (kebenaran), dan berjama’ah di atas kebenaran tersebut. Mereka mengikuti jejak jama’ah kaum muslimin yang berpegang teguh dengan sunnah Rasulullah, dari kalangan shahabat, tabi’in, dan tabi’ut tabi’in. Demikian pula dikarenakan mereka berkumpul dengan para imam-imam mereka, dan berkumpul untuk jihad dan amar ma’ruf nahi munkar bersama waliyul amr (para pemimpin kaum muslimin). Demikian pula berkumpul di atas sunnah dan ittiba’ (meneladani), dan meninggalkan bid’ah, hawa nafsu, dan perpecahan. Maka mereka itulah jama’ah yang dimaksudkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan diperintahkan untuk komitmen dengannya.
Al-Ustâdz Kholid bin Syamhudi bin Saman bin Sahal Al-Bantani
http://klikuk.com/ | Titian Ilmu Penyejuk Qalbu
[Sumber: http://klikuk.com/EgDcj | http://klikuk.com/mengapa-dinamakan-ahlussunnah-wal-jamaah/ ]
APA ITU MANHAJ SALAF
Definisi dan asal muasalnya
Manhaj adalah : Jalan dan metode yang jelas.
Yang dimaksud di sini adalah : Metode dan langkah yang tergariskan dengan jelas, agar sampai pada pengetahuan tertentu.
▪️Kata *SALAFI* nisbah kepada *SALAF*. Setiap orang yang mendahuluimu, dari ayah-ayahmu dan kerabat-kerabatmu, maka mereka itu salaf (pendahulu)mu. Bentuk kata jama’nya adalah *SILAF* atau *ASLAF”*. Kaum silaf maknanya : orang-orang terdahulu.
Yang dimaksud di sini adalah : “Apa saja yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya radiallahu’anhum berada di atasnya, demikian pula orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik.”
Sehingga *MANHAJ SALAF* adalah : Jalan yang tercapai dengannya kemurnian mengikuti apa saja yang Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan para sahabatnya berada di atasnya.
Atau bermakna : Berjalan di atas metodenya para shahabat dalam mengikuti Rasulullah shallahu alaihi wa sallam, dan berpegang dengan riwayat hadits.
Nisbah kepada *SALAF* adalah *SALAFI*. Sungguh penisbatan ini sering disebutkan di banyak tempat dari ucapan para ulama.
▪️AS-SALAFIYYAH* adalah jalannya ahlul hadist, yang mereka itu adalah Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
Inilah nama-nama mereka :
1. Ahlul Hadist
2. Ahlus Sunnah wal Jama’ah
3. Salafiyyun
4. Atbaa’u as-salaf
Allah ta’ala berfirman :
(ومن يشاقق الرسول من بعد ماتبين له الهدى ويتبع غير سبيل المؤمنين نوله ماتولى ونصله جهنم وساءت مصيرا)
“Barang siapa menentang Rasulullah dan mengikuti selain jalan kaum mukminin, niscaya Kami palingkan dia ke mana dia berpaling, dan Kami masukkan dia ke dalam Jahannam. Dan Jahannam merupakan sejelek-jelek tempat.”
📖 [ an-Nisaa : 115 ]
▪️Jalannya kaum mukminin, yang pertama kali masuk adalah : apa saja yang di atasnya para sahabat ridwanullah-alaihim. Sehingga keluar dari jalan mereka berarti merupakan perbuatan ‘mengikuti selain jalan kaum mukminin’.
Rasulullah shallahu alaihi wa sallam bersabda :
(عليكم بسنتي وسنة الخلفاء المهديين من بعدي)
“Wajib atas kalian berpegang dengan sunnahku dan sunnah khulafa’ ar-rasyidin yang terbimbing setelahku”
al-Manhaj as-Salafi, Ta’rifuhu wa Simatuhu wa Da’watuhu al-Ishlahiyyah
Karya asy-Syaikh Muhammad bin Umar Bazmul hafizhahullah

0 Response to "Mengapa Dinamakan Ahlussunnah Wal Jamaah"
Post a Comment